PANGERAN DAYAK MAANYAN

Tentang semua kerinduan terhadap kampung halaman nan luas di alam semesta

Pindah Agama (catatan ringan)

Leave a comment

2097,0,0,0,325,256,367,2,2,168,46,1,0,100

2097,0,0,0,325,256,367,2,2,168,46,1,0,100

PINDAH AGAMA…..

Pindah Agama merupakan fenomena menarik di dunia maya dan hiburan di Indonesia, ketika seorang pesohor memutuskan untuk pindah keyakinan, maka mendadak hebohlah dunia maya di Indonesia. Bisa ditebak, kehebohan yang terjadi adalah, ucapan syukur dan puji pujian dari pemeluk agama yang barusan dipeluk oleh pesohor dan sumpah serapah dari agama yang ditinggal oleh pesohor tersebut, sebagian kecil memilih netral, sebagian lagi hanya nyeletuk menyiram bensin di ladang yang lagi terbakar dengan maksud iseng dan sebagian lagi diam seribu basa. Sebagian lagi, tidak pandang agama apa, langsung menyebarkan berita Hoax bahwa si pesohor X, ilmuwan Y, politikus Z pindah Agama ke agamanya dia (kalau ini saya suka senyum senyum he he)

Saya penganut Agama Katolik ritus Latin (Roma), dan sejujurnya saya tidak merasa perlu untuk memuji dan mengumpat seseorang terkait keyakinannya, terus terang untuk level pesohor Indonesia tidak ada yang masuk Agama saya, yang keluar ada..lumayan banyak ya (lebih dari satu maksudnya), misalnya AS-anggota DPR fraksi Demokrat- Mantan Putri Indonesia yang mendekam di LP Cipinang karena kasus korupsi. Konon, kabarnya AS pindah agama karena tidak lulus Kanonik (semacam kursus, bimbangan dan verifikasi dari Pastor sebelum dinyatakan layak untuk menerima sakramen pernikahan), dan memutuskan untuk pindah Agama ketika mau menikah dengan sesama artis-anggota Dewan Alm. AM (hehe untung saya dulu Kanoniknya lulus sama Pastor F.X. Sutarno, MSF). Satunya artis batak mantan bintang sabun mandi terkenal, BS. BS ini memang pindah karena kemauan sendiri sebelum pernikannya dengan seorang jendral.  Masuk Katolik Roma memang susah, karena ada semacam kursus dan bimbingan yang harus diikuti berbulan bulan bahkan sampai setahun sebelum dinyatakan sebagai calbap atau calon bapstisan, jadi tidak bisa langsung membacakan Credeo (Syahadat) lalu beragama Katolik. Jadi kalau ada mengaku masuk Katolik dalam waktu 2 menit itu HOAX.

Setiap masa Paskah dan Natal memang banyak yang dibaptis menjadi Katolik dari orang dewasa (bukan bayi), ini berarti mereka ini memang “pindahan”. Saya tidak pernah iseng menanyakan “asal” nya dari mana bisa jadi dari Agama lain, Atheis, Agnostics atau demi cinta mengikuti calon suami atau istri, entahlah..banyak sih, tapi mungkin jumlah yang “pindah” dari Agama Katolik juga sama banyak, mungkin ya…soalnya gedung gereja yang ukurannya sama tidak serta merta langsung sesak habis ada pembaptisan, masih seperti yang dulu, bisa jadi mati seribu tumbuh seribu. Entahlah….

Pindah Agama memang sangat biasa ya di lingkungan saya, teman kuliah, teman sekampung dan lain sebagainya terutama di Kalimantan Tengah. Dayak Ngaju biasanya paling toleran dengan pindah pindahan begini jadi jangan heran kalau dalam satu keluarga ada 4 Agama ( Islam, Hindu kaharingan, Katolik dan Kristen Protestan), agak berbeda dengan Dayak Maanyan dan Dayak Bakumpai yang menganggap pindah agama merupakan sesuatu yang tabu dan tidak layak untuk dilakukan dan dibicarakan ala Feny Rose.

Sebelum melanjutkan cerita, saya menggunakan terminologi pembedaan Agama umum yang dipakai oleh negara ya? Misalnya Islam, Kristen Protestan, Katolik, Budha, Hindu, Hindu Kaharingan sebagai Agama yang berbeda, sering rancu karena ada yang menanggap Kristen Protestan dan Katolik sebagai Agama yang sama. Selain itu ada juga yang “belum diakui” sebagai Agama terpisah walaupun bukan Kristen Protestan dan bukan juga Katolik yaitu Gereja Angelikan dan Gereja Ortodox.

Dalam keluarga saya, Ayah saya beragama Katolik dan Ibu beragama lain kemudian mengikuti Agama Ayah. Jadinya kami 7 bersaudara beragama Katolik “warisan” bukan pindahan. Lancar?  Tidaklah….dunia ini bisa mengubah segalanya he he. Kakak pertama menikah dengan pria beda Agama dan beragama Katolik setelah menikah, saat mempunyai anak 3 mereka pindah ke Agama suaminya (Kristen Protestan- GPIB), sementara anaknya 2 orang tetap beragama Katolik dan si bungsu ikut orang tuanya. Kakak ke-2 dan Ke-3 lebih beruntung, karena menemukan jodoh teman satu gereja karena kegiatan kepemudaan di gereja, kemudian kakak ke 4 juga dapat jodoh suami dari agama berbeda dan ikut kakak saya menjadi Katolik, kakak ke-5 atau abang saya malah beberapa kali batah nikah karena beda agama, dan akhirnya menikah dengan sesama Katolik. Nomor 6 adalah saya sendiri..saya juga menikah dengan perempuan bukan Katolik dan sepakat untuk memilih satu Agama yaitu Katolik sesudah pernikahan kami, dan si bungsu juga sama dengan saya, menikah dengan orang bukan Katolik dan suaminya ikut Katolik; seiring waktu istri saya dan suami adik saya ternyata lebih ‘Katolik” dari saya dan adik saya yang cenderung liberal..nah lho….apa coba?

Sepupu saya lebih ekstrim lagi, karena ayah dan ibunya beda Agama (Islam dan Kristen Protestan) anak anaknya dibagi yang laki laki ikut Ayah (Islam) yang perempuan ikut ibu (Kristen Protestan); lancar???? Mana ada….!, setelah dewasa mereka ketuker tuker yang harusnya Islam malah kabur masuk STT GKE Banjar Masin dan jadi pendeta, yang harusnya (pembagiannya) Kristen buru buru pindah ke Islam dan sekarang jadi pengajar di sekolah Islam he he. Kebayang gak kalau sepupu gini masuk infotainment, pasti heboh nitizen bersumbu pendek berantem he he.

Kasus yang lain lagi adalah putusnya hubungannya orang tua anak gara gara pindah agama gini, saya tidak akan menyebut nama tapi banyak sekali menemukannya, dan saya menolak berkomentar lebih lanjut, ya itu urusan mereka masing masing aja deh.

Jadi dalam hal ini saya memilih diam dan tidak mencampuri urusan transmigrasi agama seseorang, lah saya aja kehidupan beragamanya masih perlu banyak belajar. Saya hanya memohon tolong para Nitizen untuk lebih waras lagi berbahasa saat mengomentar di media sosial saat pesohor pindah Agama, jangan sampai Nabi/Tuhan junjungan agama masing masing dihina habis habisan, toh Nabi dan Tuhan itu tidak ada ikutan debat kok.

Salam,

Author: tumpuknatat

I am a dreamer and lover

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s